You are here: Home
 
 

Durian

E-mail Cetak PDF

Durian memiliki nama ilmiah Durio zibethinus merupakan nama tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara. Nama durian juga sekaligus nama dari buahnya yang dapat dikonsumsi. Dinamakan durian karena bentuk fisik dari kulit buah durian yang berduri keras dan berlekuk-lekuk tajam. Dalam bahasa Inggris buah durian disebut King Of Fruits atau raja dari segala buah. Tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal, malainkan sekelompok tumbuhan yang berasal dari marga Durio. Oleh karena itu yang dimaksud dengan durian (tanpa menggunakan tambahan apa-apa) adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian antara lain varietas lai (Durio kutejensis), varietas kerantungan (Durio oxleyanus), durian varietas kura-kura atau kekura (Durio graveolens), dan varietas lahung (Durio dulcis).

Pada umumnya durian dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya, yang dikonsumsi dalam keadaan segar. Daging buah durian selain dimakan lansung atau dimakan dalam keadaan segar, dapat pula diolah dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (lempok) atau memfermentasikannya menjadi tempoyak untuk masakan. Aroma yang khas dari buah durian kerap digunakan untuk aroma permen, es krim, susu dan beberapa jenis minuman penyegar lainnya.

Kandungan Gizi
Daging buah durian dalam 100 gram memiliki kandungan gizi karbohidrat 27,09 gram, serat pangan 3,8 gram, lemak 5,33 gram, protein 1,47 gram, air 65 gram, vitamin C 19,7 mg, kalium 436 mg, energi 150 kkal. Vitamin yang terkandung antara lain vitamin B-1, B-2 dan vitamin C

Manfaat
Beberapa bagian tumbuhan kadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Akar tanaman durian dapat dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, bila dicampur dengan jeringau (Acorus calamus) dapat bermanfaat untuk mengobati infeksi pada kuku (cantengan). Kulit buahnya dapat untuk mengobati sakit kurap dan susah buang air besar (sembelit). Abu yang dihasilkan dari kulit buahnya yang dibakar dapat digunakan dalam ramuan untuk melancarkan datang bulan (haid). Kayu durian yang tidak tahan terhadap rayap biasanya digunakan sebagai perabot rumah tangga, peti-peti pengemas dan bahan-bahan konstruksi ringan di bawah atap asalkan tidak bersentuhan dengan tanah.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Ordo: Malvales
Famili: Malvaceae
Genus: Durio
Spesies: Durio zibethinus

Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakannya. Sehingga membudidayakan durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang menjanjikan. Cara membudidayakan durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses.

Waktu panen buah durian berbeda tergantung varietasnya. Jenis monthong sekitar 125-135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.